
Kalian ada yang tau ga kalo
Kimchi itu banyak bgt jenisnya??? Kalo aq jujur baru tau soalnya yang
selama ini aq tau ya cuma yang sawi gitu aja ^^.
Ok Chingu Info kita siang ini adalah tentang macam2 Kimchi (kaya guru hehee^^) lumayan kan buat nambah pengetahuan sedikit, apalagi jam makan siang gini :p
langsung aja yuks kita intip:
Gimjang Kimchi
Kalau kita ke pasar tradisional
Korea pada saat-saat ini, maka kita akan dapat menyaksikan berbagai
jenis sayuran dalam jumlah banyak yang dijual, khususnya untuk membuat
Kimchi. Menjelang musim dingin, sekitar akhir bulan November hingga
awal bulan Desember ibu-ibu Korea menyibukkan diri untuk melakukan
Gimjang atau membuat berbagai jenis Kimchi yang akan dikonsumsi selama
musim dingin. Gimjang ini sebenarnya merupakan satu tradisi
masyarakat Korea yang diadakan setiap tahun.
Menurut sebuah buku dari
kerajaan Koryeo kegiatan Gimjang sudah dilakukan sejak zaman itu. Dan
rakyat di zaman Koryeo membuat banyak Kimchi dari lobak dan dimakan
sepanjang musim dingin. Kimchi yang merupakan lauk-pauk utama ini
masyarakat Korea tidak pernah absen dari atas meja makan sejak saat
itu. Jadi Gimjang merupakan aktivitas masyarakat Korea yang sangat
penting. Di zaman sekarang terdapat banyak Kimchi olahan di pasar tapi
ibu-ibu Korea lebih suka membuatnya sendiri. Kalau dibuat sendiri
Kimchi itu dapat dijamin rasa dan mutunya. Pembuatan Kimchi yang cukup
berat dan merepotkan ini sekarang menjadi relatif mudah karena ada
kulkas Kimchi. Oleh sebab itu ada juga ibu-ibu yang membuat Kimchi
untuk 1 kali saja setahun.
Jenis Kimchi pun bemacam-macam
jadi tidak perlu khawatir bosan memakannya. Jenis Kimchi untuk
Gimjang ada sekitar 6 jenis, yaitu Baechu Kimchi dari sawi, Dongchimi
atau Kimchi lobak berkuah, Chonggak Kimchi dari lobak kecil, Pa Kimchi
dari daun bawang, Gat Kimchi dari sawi hijau yang bernama Gat, dan
Sseumbagwi Kimchi dari akar sayur Sseumbagwi yang berasa pahit sekali.
Selain itu ada bermacam-macam jenis Kimchi di masing-masing daerah.
Ibu-ibu Korea yang sudah menyelesaikan Gimjang biasanya akan merasa
tenang dan nyaman karena Kimchi yang bisa menjadi bahan masakan lain
selama musim dingin sudah siap.
Nabak Kimchi
Setiap ibu rumah tangga sekarang
merasa bingung bagaimana menghabiskan sisa makanan hari raya Chuseok.
Biasanya hidangan hari raya tidak bervariasi dan banyak mengandung
minyak maka anggota keluarga yang menyantapnya sepanjang liburan telah
bosan memakannya. Sayang dibuang, tapi tidak juga mau memakannya.
Sehingga dalam internet pun sedang terdapat bermacam-macam petunjuk
atau tips tentang cara mengolah makanan dari sisa makanan itu.
Gorengan dapat menjadi pizza dengan ditambah keju, masakan sayur dapat
dicampur dengan nasi dan Gochujang untuk menjadikan Bibimbab, banyak
sekali resep yang berguna. Sementara sebagian orang lebih suka memakan
makanan itu seperti apa adanya tanpa mengolahnya kembali.
Dalam hal ini Kimchi yang sangat
cocok untuk dimakan bersama dengan makanan yang hampir membosankan
itu. Terutama Kimchi yang berkuah lebih sesuai karena rasa segarnya.
Biasanya pada saat mempersiapkan masakan hari raya kaum ibu rumah
tangga tidak lupa memasak Kimchi. Salah satu jenis Kimchi itu adalah Nabak Kimchi
yang berkuah dengan sawi putih dan lobak. Kuah itu berasa sedikit
manis dan pedas. Selain itu rasa segarnya dapat menggantikan sup yang
selalu disajikan bersama dengan nasi pada setiap penyajian hidangan.
Nama Kimchi yang berbunyi
Nabak itu berasal dari bentuk potongan sawi dan lobak kecil yang
tipis. Nabak Kimchi ini umumnya tidak mengalami proses prementasi
sehingga dapat langsung dimakan setelah dibuat. Oleh karena cara
membuatnya cukup mudah dan hanya membutuhkan sedikit waktu maka Kimchi
ini sering disajikan pada jamuan makan yang ramai di Korea sejak
zaman dahulu.
Kimchijjim
Sebenarnya belakangan ini banyak
orang yang merasa gelisah dan takut karena influenza A H1N1 yang
sedang menular di seluruh dunia. Maka tidak berlebihan untuk
mengatakan kalau kita perlu meningkatkan usaha-usaha untuk
mencegahnya. Berdasarkan beberapa laporan medis Kimchi, asinan ala
Korea sangat bermanfaat untuk mencegah flu baru itu. Kimchi bukan lagi
hanya makanan khas Korea tetapi sudah menjadi makanan seluruh dunia.
Kalau kalian suka makan Kimchi mungkin kaliasn bisa terhindar dari
bahaya penyakit tersebut.
Kimchijjim merupakan salah satu
masakan dari Kimchi. Bahan utama masakan ini adalah Kimchi serta
daging dan sangat mirip dengan Kimchi Jjigae atau sup Kimchi. Sejak
beberapa tahun lalu masyarakat Korea yang sudah merasa bosan
Kimchijjigae memasak Kimchijjim. Dibandingkan dengan Kimchijjigae atau
sup kimchi Kimchijjim berkuah sedikit dan daging dipakai lebih banyak.
Di tambah lagi Kimchi yang dipakai untuk masakan ini disebut Mukenji
yang berasa asam karena sudah lama disimpan, kadang-kadang masa
penyimpanan Kimchi itu beberapa tahun. Hal itu membuat rasa Kimchijjim
yang kental dan mendalam.
Rasa Kimchi yang asin dan asam
serta rasa daging yang gurih berpadu. Dan menciptakan rasa yang baru
dan enak. Biasanya masyarakat Korea lebih suka memakai daging babi
untuk masakan ini. Tetapi daging sapi maupun ayam juga cocok untuk
masakan ini. Kalau ada Kimchijjim ini orang Korea biasanya dapat
menghabiskan beberapa mangkuk nasi. Selain merangsang nafsu makan,
Kimchijjim dijamin juga baik untuk kesehatan.
Kimchi-Jeon
Biasanya pada musim dingin di
korea matahari terbit sekitar pukul setengah delapan. Jadi
pelajar-pelajar yang sedang berlibur sekolah sering bangun siang.
Karena banyak kegiatan dalam ruangan jadwal kehidupan sebagian orang
pada musim dingin tidak teratur. Kehidupan yang tidak teratur itu
tentu berpengaruh buruk pada kesehatan orang. Para dokter menyarankan
berolahraga secara teratur, minimal 3 kali seminggu. Kalau tidak kuat
dingin boleh senam di dalam ruangan.
Pada musim dingin dimana
sayur-sayuran sulit tumbuh, kimchi adalah sumber vitamin bagi
masyarakat Korea sejak zaman dahulu. Tetapi masakan kimchi yang sudah
lama dimasak makin lama makin kurang enak, asem, dan berbau. Ibu rumah
tangga Korea membuat gorengan enak dengan kimchi yang asam dan berbau
itu. Gorengan yang bernama Kimchi-Jeon itu dimakan bersama dengan
nasi sebagai lauk-pauk atau dimakan juga pada saat ingin jajan. Kali
ini kami memperkenalkan Kimchi–Jeon yang sekarang ini masyarakat Korea
sering makan.
Masakan itu tentu terasa gurih.
Selain itu anda dapat merasakan rasa asam karena Kimchi yang dipakai
sudah berasa asam. Tapi rasa asam itu tidak begitu terasa, malah
nikmat. Karena kimchi sudah digarami maka tidak perlu dibumbui lagi
dan lebih enak dimakan dengan nasi. Kalau kalian suka memakan kimchi
pasti cocok dengan masakan Kimch-Jeon ini. !
Chonggak Kimchi
Selain Kimchi sawi putih,
lobak, daun bawang, dan sawi hijau yang bernama Gat juga diKimchikan.
Jadi jenis Kimchi yang dimasak untuk musim dingin itu paling sedikit 2
atau 3 macam. Karena setiap saat makan masyarakat Korea makan Kimchi
jadi harus banyak Kimchi yang disediakan. Salah satu jenis kimchi lain
yaitu Kimchi lobak. Namanya Chonggak Kimchi.
Kata Chonggak itu biasa
dipakai untuk panggilan pria muda seperti ‘mas’ di Indonesia. Kalau
begitu mengapa memakai nama Chonggak Kimchi? Pada zaman dahulu pemuda
yang belum menikah rambutnya panjangnya diikat di bagian belakang
kepala. Bentuk kepala dan rambut itu mirip dengan lobak kecil, bahan
Chonggak Kimchi itu. Chonggak Kimchi yang dibuat dari lobak kecil
bersama dengan sawi hijau itu, umumnya dimasak lebih awal daripada
Kimchi sawi putih. Karena tidak dipotong bentuknya lucu dan
kesegarannya bisa lebih lama bertahan.
Chonggak Kimchi ini memang
memiliki rasa lain dengan Kimchi biasa. Chonggak Kimchi lebih enak
setelah matang, sesudah 2 atau 3 hari kemudian. Biasanya rasa Kimchi
berbeda menurut jangka waktu penyimpanannya. Jadi kalau disimpan cukup
lama berasa asam juga. Kadang-kadang Chonggak Kimchi ini disebut juga
sebagai Altari Mu Kimchi. Altari Mu adalah dialek untuk Chonggak Mu.
Dubu Kimchi
Dubu Kimchi. Bahan utama
masakan ini adalah tahu dan Kimchi. Masakan ini merupakan salah satu
masakan yang disukai oleh masyarakat Korea dan lebih enak dimakan pada
musim dingin.
Sebenarnya di Korea daging babi
digunakan untuk masakan ini. Tetapi daging sapi juga sesuai dengan
rasa kimchi. Selain sebagai lauk pauk masakan ini sering dimakan
bersama dengan minuman beralkohol di Korea.
Gungjung Baechu Gimchi
Kimchi Jjigae
Kimchi Jjigae. Masakan ini
masakan sederhana dan populer bagi masyarakat Korea. Selain bangsa
Korea orang asing yang sudah pernah memakan masakan ini juga sangat
menyukainya. Jjigae itu biasanya tidak banyak kuah dibandingkan dengan
sup.
Biasanya Kimchi Jjigae
ditambahkan daging babi atau ikan tuna kaleng di Korea. Tanpa daging
Kimchi Jjigae cukup enak karena Kimchi itu telah lama dibumbui.
Rasanya agak asin dan pedas lebih baik makan dengan satu mangkok nasi
putih.
Kimchi Bokembab
Selain Kimchi Bokembob ini
banyak jenisnya nasi goreng menurut bahannya seperti nasi goreng di
Indonesia. Nasi goreng seafood, nasi goreng sayur, nasi goreng daging,
dll. Bahkan cara memasak pun tidak lain dengan nasi goreng di
Indonesia. Kimchi Bokembab atau nasi goreng Kimchi ini dapat memberi
rasa yang unik karena rasa kimchi yang khs dan pedas sanagt sesuai
dengan nasi dan bahan-bahan lain. Masakan ini sangat cocok dengan
orang yang suka Kimchi atau yang mau mencoba rasa nasi goreng yang
lain.
Fa kimchi (Kimchi daun bawang)
Kimchi ini selalu dimasak waktu
masak Kimjang di Korea. Daun bawang diketahui mempunyai khasiat untuk
menghilangkan rasa sakit kepala, membersihkan kulit wajah, dan
mencegah serta menyembuhkan masuk angin. Oleh karena itu daun bawang
digolongkan juga dalam bahan-bahan tumbuhan obat. Kalau memakan kimchi
daun bawang ini setiap saat makan pada musim dingin, tentu dapat
mencegah masuk angin.










Tidak ada komentar:
Posting Komentar